Rabu, 23 April 2014

Rindu

Aku mencintaimu, iya..
Aku mengagumimu, benar..
Aku mengakuinya, bahkan sangat mengakuinya..
Awal memang sulit menerima..
Seorang laki-laki seperti dirimu dapat merasuki hatiku..
Seorang laki-laki seperti dirimu berhasil merusak logikaku..
Harus apa dan harus bagaimana aku ini..?
kau dan aku jelas sangat jauh..
Tak layak aku membiarkan rindu ini..
Tapi apa daya diriku..
Aku memang seperti ini,, memujamu dalam sudut diam..
Aku lebih memilih diam, karena memang diam itu teman sejati rinduku padamu..
Kadang memori menghempas aku pada suara mu sekitar 13 tahun lalu..
Lewat udara, iya lewat transmiter udara suaramu ku kenali..
Suaramu akrab di telingaku..
Sayangnya, aku bertemu dirimu..
Entah kebetulan atau,  entahlah..
Ketika getar aneh itu kembali ku rasakan, aku kebingungan..
Bingung, bagaimana aku harus bersikap..?
diam, itu adalah jawab..
Aku merindumu, iya..
Aku mencintaimu, Benar..
Aku hanya menunggu Tuhan membuka jalannya..
Itu saja..